4 Alasan Jujur Kenapa Bunda Mertua Tak Menyukai Menantunya

Mungkin Kamu sering mendengar kisah mengenai ketegangan yang terjadi antara menantu serta ibu mertua. Konflik yang selalu berujung pada ketidakpuasan di dalam suatu hubungan pernikahan itu sendiri. Ataupun apa Kamu sendiri yang sedang mengalaminya?

Dikutip dari yourtango.com, Hari selasa (7/2/2017), berikut ini ada beberapa alasan sebenarnya kenapa seorang ibu mertua tak menyukai Kamu menjadi menantunya.

1. Mungkin Kamu bukan tipe menantu yang diinginkannya
Apa yang Kamu lihat dari pasangan sebelum akhirnya memutuskan untuk menikah? Apakah ketertarikan secara fisik? Kreativitas? atau Kecerdasan? Ataupun selera humor yang baik? Seluruh ciri-ciri ini tak sama dengan penilaian orang tua pada pasangan anaknya.

Orang tua cenderung lebih menghargai ciri, seperti latar belakang keluarga, keuangan, latar belakang agama, serta etnis. Sebab preferensi inilah, terkadang Kamu memilih pasangan yang bertentangan dengan yang di inginkan oleh orangtua serta mengakibatkan rasa tak suka yang susah teratasi.

2. Kamu terlalu atraktif
Berdasarkan teori evolusi, orang cenderung lebih tertarik terhadap penampilan fisik pasangan sebab mereka hendak mendapat gen penerus yang lebih baik untuk masa depan nanti. Sedangkan para orang tua melihat yang sebaliknya, orang yang lebih atraktif di lihat menjadi orang yang tak bisa merawat anak di masa depan.

3. Secara tak sadar, bunda dari laki-laki cenderung menahan hubungan jangka panjang
Kalau Kamu menyadarinya, ada perbedaan besar ketika menjalin hubungan antara laki-laki serta perempuan. Laki-laki cenderung memilih menjalin suatu hubungan jangka pendek dengan banyak perempuan untuk memastikan kelas gennya di masa depan. Sedangkan perempuan cenderung mencari laki-laki yang bisa menyakinkannya menjalani hubungan jangka panjang serta merawat anaknya di masa depan.

Secara tak sadar, hal diatas yaitu hasil didikan dari orang tua. Orang tua yang mempunyai anak laki-laki seakan menolong anaknya untuk memilih sang calon pasangan hidup yang akan benar-benar pas untuknya, dengan cara membiarkannya menjalin beragam hubungan jangka pendek dengan beberapa perempuan. Kalau Kamu sudah hingga pada tahap pernikahan, Kamu mungkin akan menghadapi bunda mertua yang sering meremehkan hubungan Kamu serta suami.

4. Ada kompetisi yang jelas untuk mendapat perhatian
Meskipun tidak biasa terjadi, beberapa masalah menunjukkan adanya kompetisi yang jelas antara menantu perempuan serta ibu mertua untuk mendapat perhatian dari seorang laki-laki. Konflik ini biasanya muncul saat seorang bunda mulai merasakan perhatian yang kurang dari anak laki-laki, ataupun sebaliknya, seorang istri yang cemburu pada suami yang lebih perhatian pada ibunya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*